<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=266604266764047&amp;ev=PageView&amp;noscript=1">

Pajero Sport

Rasakan serunya petualangan Anda dan keluarga dengan All New Pajero Sport. Menjelajah dengan kenyamanan berkelas, performa tangguh tanpa batas. Sebuah visi yang mengajak Anda dan keluarga untuk terus bereksplorasi. Setiap kendaraan Mitsubishi All New Pajero Sport mendapat Gratis Biaya Jasa servis berkala sampai dengan 50.000km atau 4 tahun (mana yang dicapai terlebih dahulu). Penjelasan Servis Gratis dapat dilihat di Service Booklet kendaraan Anda (tidak berlaku untuk model sebelumnya, syarat dan ketentuan berlaku). Setiap kendaraan Mitsubishi All New Pajero Sport dilengkapi dengan garansi 3 tahun atau 100.000km (mana yang dicapai terlebih dahulu). Ketentuan Garansi Kendaraan Mitsubishi dan Batasan-batasannya dapat dilihat di Service Booklet kendaraan Anda.

Download Brosur

A VISION TO EXPLORE

Rasakan serunya petualangan Anda dan keluarga dengan Pajero Sport. Menjelajah dengan kenyamanan berkelas, performa tangguh tanpa batas. Sebuah visi yang mengajak Anda dan keluarga untuk terus bereksplorasi.

HARGA MULAI DARI Rp. 486.500.000

OTR Jabodetabek

8 SPEED AUTOMATIC TRANSMISSION

Rasakan Fitur 8 percepatan yang bertenaga serta tetap hemat bahan bakar. Sebuah inovasi baru pertama di kelasnya.

181PS VGT MIVEC DIESEL

Nikmati sensasi baru berkendara dengan transmisi otomatis yang mampu menghemat bahan bakar.

EKSTERIOR (3D)

Interior

Performance

Safety

Color

Price List Pajero Sport

DAKAR 4X4 DIESEL 181 PS

Rp. 697.000.000

DAKAR 4X2 ULTIMATE DIESEL

Rp. 588.500.000

DAKAR 4X2 DIESEL 181 PS

Rp. 544.500.000

EXCEED 4X2 DIESEL 136 PS

Rp. 501.500.000

EXCEED 4X2 DIESEL 136 PS

Rp. 486.500.000

GLX 4X4 DIESEL 136 PS

Rp. 543.500.000


(*) harga sewaktu-waktu dapat berubah.
(*) harga acuan “On the Road” untuk wilayah Jabodetabek.
(*) BBN tidak mengikat.

Accessories



(*) harga sewaktu-waktu dapat berubah.
(*) harga acuan untuk wilayah Jabodetabek.

Specification

Review Pajero Sport

Kelebihan Pajero Sport

1. Desain yang mendobrak dan modern 2. Ruang kaki lega, terutama di baris kedua 3. Mesin turbodiesel baru yang bertenaga 4. Jaringan pelayanan Mitsubishi 5. Sudah dirakit di Indonesia

Kekurangan Pajero Sport

1. Lampu belakang kontroversial 2. Bagasi sempit saat semua baris diberdirikan 3. Mesin baru hanya untuk varian Dakar


Overview


Tak banyak yang tahu, Mitsubishi Pajero Sport sebetulnya sudah punya tiga generasi. Perjalanan SUV ini, dimulai dari Mitsubishi Challenger 1996, yang memang tidak masuk resmi ke Indonesia. Tugas yang dibebankan ke Challenger saat itu, menjadi SUV menengah untuk mereka yang merasa Mitsubishi Pajero (bukan Sport) terlalu mahal. Dan hal itu berlangsung hingga generasi ketiga, yang sekarang laris. Mitsubishi Pajero Sport generasi terbaru pertama kali muncul di Indonesia pada Januari 2016 di Jakarta. Harapan besar ditumpukan pada mobil ini, untuk mengulang sukses generasi sebelumnya. Perubahan desain yang tergolong sangat berani, membuat kalangan pengamat otomotif ragu, apakah pasar Indonesia sudah siap dengan desain radikal seperti itu. Nyatanya, Pajero Sport tetap bisa menjadi ujung tombak penjualan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), pemegang mereknya. Begitu suksesnya, Mitsubishi Jepang sampai melakukan investasi besar membangun pabrik, untuk merakit mobil ini di Cikarang, Jawa Barat. Di balik kap mesin, terpasang mesin baru 4N15 turbodiesel yang mampu melontarkan 181 ps, untuk varian berlabel Dakar. Varian lain seperti Exceed atau GLX masih menggunakan mesin 4D56 seperti generasi sebelumnya. Angka 181 ps sempat menjadi yang terbesar di kelasnya, hingga Nissan Terra hadir dengan mesin berkekuatan 190 ps. Musuh bebuyutannya, Toyota Fortuner, cuma punya 149,6 ps. Keunggulan lain yang dimiliki Pajero Sport, dimensinya. Okelah, lebih pendek 10 mm dari Fortuner (4.795 vs 4.785 mm), tapi jarak sumbu rodanya lebih panjang 55 mm dengan angka 2.800 mm. Artinya? Ruang kaki lebih lega, meski bagasinya lebih sempit ketimbang SUV andalan Toyota tadi. Itupun kalau semua jok di tiga baris difungsikan. Hal lain yang menggoda adalah harga. Mitsubishi membanderol mobil ini mulai dari Rp 464 juta (OTR Jakarta, bisa berubah kapan saja), untuk varian terbawah Exceed 4x2 M/T. Toyota Fortuner, harganya mulai dari Rp 471.850.000 untuk varian 2.4 G M/T.


Interior & Fitur


Interior Pajero Sport dibuat untuk mengakomodasi tujuh orang. Kami acungi jempol untuk kelegaan kaki dan kepala di baris kedua. Di depan pun, penumpang mendapatkan ruang yang cukup, meski di baris terakhir tidak bisa dibilang istimewa. Yang patut disayangkan desain dashboard modern, malah memberi kesan sempit. Ini terutama terlihat pada bagian tengah dashboard yang tebal dan menyambung hingga ke konsol di antara dua kursi depan. Fitur yang diberikan cukup berlimpah. Bahkan pada varian paling bawah sekalipun. Audio dengan headunit layar sentuh sudah punya kemampuan interkoneksi yang mumpuni. Pengaturan AC digital juga mudah dioperasikan. Lingkar kemudi dihiasi beragam tombol untuk berbagai pengaturan. Dan ada paddle shifter bagi mereka yang suka memindahkan gigi secara manual. Tuas transmisi yang pendek, bagi beberapa orang mungkin dirasa agak sulit dijangkau meski pengoperasiannya terasa meyakinkan. Khusus varian Dakar 4x4, kenop untuk memilih rasio gerak empat roda terletak di bawahnya. Ini juga tidak sulit untuk digunakan karena petunjuknya bisa mudah dibaca. Soal kepraktisan di belakang, kursi baris kedua bisa terlipat dengan satu tuas untuk memberikan akses ke baris paling belakang. Meski harus diakui juga, kursi yang tebal ini terasa berat. Bangku baris ketiga memang cukup menampung dua orang dewasa. Tapi ruang kakinya biasa saja, cenderung sempit. Seperti biasa, Anda harus berkompromi dengan yang duduk di baris depan, memajukan kursi untuk mendapatkan ruang kaki lebih. Tipikal mobil tiga baris.


Eksterior


Di sinilah letak kontroversi. Beberapa suka, beberapa mengurungkan niat beli dan pindah ke Toyota Fortuner. Desainer Mitsubishi membuat konsep desain Dynamic Shield ke tahap yang lebih tinggi, terlepas apakah pasar menyukainya atau tidak. Parasnya terlihat agresif dengan lekukan yang tegas. Lapisan krom yang mendominasi tidak membuanya jadi aneh atau norak, tapi memperkuat kesan tangguh. Desain agresif juga menjalar ke bagian sisi, lekukan sepatbor dan garis bodi terlihat tegas. Selera kami bilang lengkungan di jendela baris ketiga terlalu menukik, sehingga membuat kaca terlihat kecil dibanding pilar D di belakangnya. Tapi sekali lagi, ini hanya masalah selera. Hal yang paling kontroversial, desain lampu belakang yang menjulur ke bawah. Ini membuat seperti sedang "nangis darah". Tapi desain ini menjadi ciri khas Pajero Sport terbaru, yang tidak dimiliki mobil manapun. Toh pencahayaannya jelas terlihat saat sedang menyala. Fitur eksterior juga lumayan lengkap. Lampu depan sudah dibekali proyektor, lampu belakang LED. Kakinya dibekali pelek 18 inci (varian Dakar) atau 16 inci untuk Exceed dan GLX. Selain itu, Mitsubishi juga memasangkan rangka kuat yang mampu menyerap benturan saat terjadi kecelakaan, menggunakan material baja ringan.


Pengendalian & Pengendaraan


Pajero Sport berdiri di atas platform ladder frame. Platform model ini tangguh untuk medan berat, tapi kompensasinya pengendalian di kecepatan tinggi dan kenyamanan tidak bisa dibanggakan. Itulah kenapa, Pajero Sport dan Fortuner punya jok yang tebal. Di kecepatan tinggi, posturnya yang jangkung juga memberikan efek limbung yang cukup terasa, terutama saat membelok di kecepatan menengah, dengan sudut yang tidak terlalu tajam. Soal peredaman, secara mengejutkan, mobil ini memiliki suspensi yang rileks. Jalanan tidak rata bisa dilalui dengan nyaman pada kecepatan 50 km/jam. Sepertinya suspensi multilink di belakang punya andil besar di sini. Karakter multilink memang mengutamakan kenyamanan. Yang harus diacungi jempol juga, stabilitas di jalan lurus saat berlari di atas 100 km/jam, meski saat itu mobil hanya diisi tiga orang plus barang bawaan. Rem cakram di keempat roda memberikan pengereman yang mumpuni. Ini masih ditambah lagi dengan fitur bantu seperti ABS, EBD. Meski, efek menukik sangat terasa. Sekali lagi ini wajar untuk mobil tinggi.


Mesin & Konsumsi BBM


Varian Dakar yang sempat kami coba memang menarik, terutama dari sisi performa. Mesin dengan teknologi Variable Geometry Turbo ini, seperti memiliki napas panjang. Tenaga terasa mengisi di berbagai putaran mesin, dan transmisi otomatis 8-speed mampu merespons dengan baik. Salah satu penyebabnya, Variable Geometri Turbo (VGT) tadi. VGT memungkinkan bilah turbin mengubah sudutnya, demi mendapatkan tekanan turbo yang pas di semua kondisi berkendara. Kombinasikan hal itu dengan pengaturan katup variable MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control), semacam VVT-I di Toyota atau VTEC pada Honda. Konsumsi solar pun patut diacungi jempol. Perjalanan luar kota dari Bandung ke Brebes melalui jalan tol, mengkonsumsi Pertamina DEX 12,7 km/liter. Tidak jelek untuk mobil bongsor yang pedal gasnya diinjak dalam terus menerus.

Daftar Permintaan

Masukan isi form berikut ini dengan benar.

Testimoni Pembelian

Mereka yang sudah mempercayai dan melakukan pemesanan di kami.

Dapatkan Promo dan Harga terbaik dari kami.